Tampilkan postingan dengan label Internasional Hangat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internasional Hangat. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 November 2011

Panglima Militer: Serangan Besar Israel ke Gaza akan Terjadi Secepatnya

   
Panglima Militer: Serangan Besar Israel ke Gaza akan Terjadi SecepatnyaPanglima Militer Benny Gantz, bersikeras 'serangan utama' ke jalur Gaza akan diluncurkan secepatnya, Selasa (15/11), seperti yang dikutip dari laman antiwar.

"Eskalasi dan hilangnya nyawa – seperti kekacauan pada rutinitas harian penduduk selatan – akan menyebabkan tentara meluncurkan serangan utama di Gaza," ujar dia pada Komite Pertahanan dan Urusan Luar Negeri di Knesset, Israel.

Mengenai rencana memotong anggaran Kementerian Pertahanan, Gantz mengatakan Israel tidak akan membiarkan pemotongan anggaran memengaruhi level persiapan tentara. "Dalam konflik selanjutnya, tentara harus memperpendek durasi pertempuran sebisa mungkin," ujar dia.

Menurut dia, kecepatan harus berdasarkan kualitas dan beroperasi dalam tempo yang cepat, seperti dikutip dari laman ynetnews. Israel telah melakukan invasi militer terhadap Gaza pada awal bulan ini.

Prospek dari serangan sebelumnya menurun. Ini terlihat dari serangan dan rudal Israel. Namun saat ini, invasi terlihat meningkat lagi. Kapal perang Israel membombardir Jalur Gaza pada Ahad malam.

Kejadian tersebut melukai duta besar Perancis dan menyebabkan istrinya keguguran. Pemerintah Perancis mengatakan mereka mengerti bahwa tindakatan tersebut sepenuhnya untuk keamanan Israel, namun mereka jengkel karena Israel menyerang duta besar mereka.

Invasi Gaza yang terakhir terjadi pada awal 2009. Invasi tersebut menewaskan 1.400 warga Palestina dan melukai 5.000 orang.
sumber : http://www.republika.co.id/berita/internasional/palestina-israel/11/11/16/lur654-panglima-militer-serangan-besar-israel-ke-gaza-akan-terjadi-secepatnya

Senin, 14 November 2011

Heboh! Taliban 'Perangi' NATO di Twitter

   
Heboh! Taliban 'Perangi' NATO di TwitterSelasa, 15 November 2011 09:01 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Taliban versus NATO di Afghanistan, itu sudah biasa. Tapi bagaimana kalau medan perangnya berubah. Tak lagi di daratan melainkan di dunia maya.

Inilah yang terjadi Senin lalu (14/11) ketika juru bicara Taliban menyerang NATO lewat medium Twitter. Peristiwa langka ini langsung menarik perhatian sejumlah media internasional.

Adalah Jubir Taliban Abdulqahar Balkhi yang memulai 'twitwar' melawan International Security Assitance Force (ISAF)-NATO. Balkhi men-twit ke IASF soal mengapa tentara NATO menangkap rekannya sesama jubir Taliban.

Menurut Balkhi, dalam twitnya itu, jubir Taliban adalah warga sipil. Humas ISAF langsung menjawab twit Balkhi.

"Dia (yang ditangkap) adalah jubir Taliban. Taliban=bukan warga sipil," katanya di jalur maya.

Melihat jawaban ini Balkhi murka. Ia lantas menceramai Humas ISAF lewat sejumlah 'reply'. Ia menjelaskan maksud kata 'sipil' menurut PBB yang bertugas di Afganistan.

Humas ISAF tak kehabisan akal. Dia membalas: "Mengingat adanya korban sipil oleh Taliban saat perayaan hari raya lalu, Anda mengajarkan kami tentang arti 'sipil' itu menggelikan!" kata ISAF.

Sebelumnya, twitwar seperti ini pernah terjadi ketika Taliban men-twit akan menyerang Kabul.

sumber : Republika.co.id